Soundtrack Film Indonesia Terbaik Sepanjang Masa


Peran lagu dalam film adalah salah satu unsur penting yang dapat membuat sebuah gambar bergerak menjadi lebih hidup. Lagu-lagu soundtrack yang baik tidak hanya yang lekat dalam ingatan penonton, namun juga dapat memberi nyawa pada film.

Dalam sejarah film Indonesia, sudah banyak lagu soundtrack yang meraih kepopuleran yang sama dengan filmnya. Namun ada juga beberapa soundtrack yang secara artistik bagus namun tidak cukup populer di masyarakat. 

Berikut ini adalah sepuluh lagu soundtrack film Indonesia terbaik menurut saya. Lagu-lagu ini sebagian besar dibuat khusus untuk film. Ada juga lagu populer yang telah ada sebelumnya namun secara khusus didaur ulang untuk keperluan film. 

Terbaik tidak melulu terlaris, namun terbaik di sini adalah lagu-lagu soundtrack yang memiliki pengaruh besar untuk dapat menghidupkan scene-scene tertentu atau filmnya secara keseluruhan.

10. Indra Lesmana  - Mimpi Rumah Ketujuh (OST Rumah Ketuju, 2003)
Film komedi romantis Indonesia Rumah Ketujuh menggunakan formula yang sama dengan tipikal film komedi romantis Hollywood yang kerap menyertakan lagu-lagu berirama Swing. Walau idenya tidak original, namun eksekusinya bisa saya katakan berhasil. Melalui lagu “Mimpi Rumah Ketujuh” dan lagu-lagu lainnya dalam album soundtrack Rumah Ketujuh, Indra Lesmana seperti memberikan hawa segar dan menyenangkan di kota Jakarta, yang menjadi latar tempat dari film.


09. Cokelat – Bendera (OST Bendera, 2002)
Lagu ciptaan Erros Candra dari Sheila On 7 yang dibawakan oleh grup band Cokelat menjadi salah satu lagu nasionalis yang baik untuk generasi sekarang. Lagu ini pun mampu menjadi sidik jari yang kuat dari film yang berjudul sama.


08. Ahmad Dhani & Andra Ramadhan – Kuldesak (OST Kuldesak, 1998)
Film berbentuk omnibus yang sering dianggap menjadi tonggak sejarah dari gerakan film independent Indonesia ini memiliki lagu tema yang sangat bagus. Diciptakan oleh Ahmad Dhani dan Andra Ramadhan, dua personil dari grup papan atas Dewa 19. Pada intro lagu, kita dapat mendengar suara Once yang kemudian menjadi vokalis Dewa 19 selanjutnya. Lagu ini memiliki nuansa dan lirik yang gelap, selaras dengan tema dari cerita-cerita yang ada pada film Kuldesak.


07. Erros & Octa – Gie (OST Gie, 2005)
Walaupun film Gie berlatar tahun 60an, namun dalam album soundtracknya tidak dipenuhi lagu-lagu era tersebut. Ada beberapa lagu baru yang juga tidak memiliki aransemen tempo dulu. Contoh terbaiknya adalah lagu “Gie” yang diciptakan Erros Candra dari Sheila on 7 dan dinyanyikan oleh penyanyi Octa. Aransemen lagu ini hanya dengan iringan gitar akustik saja, terasa jujur dan bersahaja seperti sosok Soe Hok Gie. Lirik lagunya juga merepresentasikan semangat juang Soe Hok Gie yang penuh inspirasi. 


06. SORE – Pergi Tanpa Pesan (OST Berbagi Suami, 2006)
Lagu ini pertama kali dirilis di tahun 1950an oleh penyanyi Nina Kirana. Untuk film Berbagi Suami, grup musik asal Jakarta, SORE mendaur ulang lagu ini dengan adonan musik khas mereka. Lagu ini juga menjadi pengiring sempurna untuk salah satu adegan dalam film yang menggambarkan kepergian sang tokoh utama.


05. Anda – Tentang Seseorang (OST Ada Apa Dengan Cinta, 2002)
Album sountrack Ada Apa Dengan Cinta termasuk dalam jejeran album soundtrack Indonesia terlaris hingga saat ini. Baik film maupun soundtracknya, sama-sama fenomenal. Salah satu lagu yang menurut saya mampu menggambarkan sisi-sisi dari tokoh Rangga di film adalah lagu “Tentang Seseorang” yang dinyanyikan dengan sangat baik oleh Anda. Lagu ini menjadi perwakilan yang ‘sangat cowok’ di film yang menggambarkan kehidupan geng remaja putri.


04. Sherina  - Jagoan (OST Petualangan Sherina, 2000)
Soundtrack film musikal Petualangan Sherina juga masuk dalam jejeran soundtrack film Indonesia terlaris.  Salah satu lagu ‘jagoan’ dalam soundtrack ini kebetulan berjudul “Jagoan”. Lagu ini merupakan contoh lagu anak-anak yang tepat karena terasa naif dan menyenangkan. Dan “Jagoan” memberi gambaran dunia anak-anak sesungguhnya yang jauh dari kata cinta atau selingkuh.


03. Chitra Dewi, Mieke Wijaya, Idrianti Iskak – Theme Tiga Dara (OST Tiga Dara, 1956)
Film musikal Tiga Dara adalah salah satu film musikal pelopor di Indonesia. Banyak lagu bagus di film ini. Salah satu yang lekat di ingatan dan penanda dari film adalah lagu tema Tiga Dara yang dinyanyikan oleh ketiga pemeran utamanya. Lagu ini dapat memberikan ilustrasi kepada generasi sekarang mengenai gaya hidup orang Indonesia di era 50an yang kerap dipenuhi pesta-pesta rumahan dan dansa dansi.


02. Chrisye – Galih dan Ratna (OST Gita Cinta Dari SMA, 1979)
Jika ingin mengetahui bagaimana gaya pacaran orang tua kita di era 70an, film Gita Cinta Dari SMA ini dapat menjadi contohnya. Chrisye melantukan sebuah lagu tema yang sangat selaras dengan kisah cinta kedua tokoh di film. Lagu dengan irama pop riang ini menjadi gambaran seutuhnya dari proses jatuh cinta ala remaja yang menyenangkan. Walaupun cerita dari film merupakan kisah cinta remaja, bukan berarti lagu temanya harus terdengar menye-menye seperti banyak lagu cinta jaman sekarang.


01. Berlian Hutauruk – Badai Pasti Berlalu (OST Badai Pasti Berlalu, 1977)
Banyak kalangan menganggap album soundtrack Badai Pasti Berlalu merupakan pencapaian tertinggi dari album musik Indonesia dan juga album soundtrack film Indonesia hingga sejauh ini. Dari pemilihan lagu, lirik hingga penyanyi, semuanya dapat menyuntikkan nafas yang besar untuk filmnya. Hingga kini, banyak lagu dalam film ini yang tak pernah lekang dari ingatan banyak orang. Dan lagu “Badai Pasti Berlalu” yang dinyanyikan dengan elegan dan megah oleh Berlian Huaturuk ini adalah perwakilan utama dari kehebatan album soundtrack Badai Pasti Berlalu.



Artikel ini pernah tayang di Yahoo! Indonesia bulan April 2014. 

Komentar

  1. Yang "Bendera" gue penasaran sama filmnya, Dim. Baca reviewnya kayaknya menarik. Idenya simpel banget tapi nggak klise ...

    BalasHapus
  2. sering nonton badai pasti berlalu bersama istri tercinta my ariska maristina

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Day #11: The Like In I Love You

Lampau: Ulasan Album Centralismo - SORE