Cinta Kasih Tulus




Bagi Tulus, cinta kasih yang sesuai dengan namanya hanya didapatkan dari keluarga. Ia merasa beruntung memiliki keluarga yang penuh kasih dan mendukung untuk melakukan apapun yang ia cintai.

“Setelah lulus kuliah, saya bilang ke orangtua bahwa saya ingin serius bermusik,” kenang Tulus. “Mereka mengizinkan namun memberi waktu tiga bulan untuk membuktikan keseriusan saya.“

Tiga bulan berlalu, demo-demo telah disebar namun Tulus belum juga berhasil membuktikan secara signifikan kepada orang tuanya mengenai keseriusannya dalam bermusik.

Tetapi orangtua Tulus tidak berhenti memberikan restu. Mereka malah menunjuk salah seorang anggota keluarga, tepatnya kakak tertua dari Tulus, untuk menjadi produser eksekutif yang membiayai keseluruhan pembuatan album.

Dengan dukungan material tersebut, Tulus mulai merekam lagu-lagu ciptaannya. Setelah proses rekaman yang berlangsung kurang lebih setahun, pada akhir September lalu, album debut dari Tulus telah resmi diluncurkan.

Tulus yang tidak bisa memainkan instrumen musik, menciptakan lagu-lagunya hanya melalui gumaman. Menurutnya, menciptakan lagu adalah sebuah bentuk dokumentasi dari apa yang ia alami dan rasakan.
“Lagu-lagu yang saya tulis kebanyakan di saat terlalu senang atau terlalu sedih,“ jelasnya.

Nada dan lirik yang Tulus ciptakan beserta ide-ide musiknya yang abstrak kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk nyata oleh Ari Renaldi, musisi senior asal Bandung yang menjadi penata musik dari album Tulus ini.

Hasilnya adalah rangkaian sajian musik yang menyenangkan untuk didengar dengan rentang genre mulai dari jazz, soul hingga RnB dengan beragam pengaruh dari musisi idolanya seperti Amy Winehouse, Ella Fitzgerald, Tony Bennett dan Macy Gray.

Musik yang menyenangkan tersebut tentunya tidak akan menjadi lebih spesial jika tidak dibungkus oleh suara yang elok dari Tulus yang mampu membuat setiap orang yang mendengarnya akan mudah jatuh hati.

Melalui single perdana “Sewindu” yang telah diputar di berbagai radio di Jakarta, Bandung, Tulus telah membuktikan kepada keluarganya, keseriusannya dalam bermusik. Dan sebaliknya, keluarganya juga membuktikan bahwa melalui cinta kasih yang tulus akan membuahkan hasil yang baik.


Artikel ini tayang di Yahoo! Indonesia pada tanggal 7 November 2011

Komentar

  1. Nama Tulus kayaknya pas banget sama perjalanan idupnya ... hehehe ...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Day #11: The Like In I Love You

Lampau: Ulasan Album Centralismo - SORE